Alat
ID

Apa Itu Heksadesimal?

Heksadesimal, atau hex, adalah sistem bilangan basis 16. Sistem ini menulis bilangan dengan 16 simbol – 0–9 dan A–F – dan menjadi cara standar untuk menulis data biner secara ringkas dalam komputasi, mulai dari warna web hingga alamat memori.

Heksadesimal dalam satu kalimat

Heksadesimal adalah sistem bilangan posisional berbasis 16: setiap digit bernilai 16 kali lebih besar daripada digit di sebelah kanannya, dan nilai 10 sampai 15 ditulis dengan huruf A sampai F. Untuk menandai bilangan hex, programmer menulis 0x1A (C, Java, JavaScript, Python), #1A2B3C untuk warna CSS, 1Ah dalam assembly, atau 1A₁₆ dalam matematika.

Tabel digit hex dari 0 sampai 15

DesimalHexBinerDesimalHexBiner
000000881000
110001991001
22001010A1010
33001111B1011
44010012C1100
55010113D1101
66011014E1110
77011115F1111

Cara berhitung dalam hex

Hex berhitung seperti desimal, tetapi naik ke digit berikutnya setelah F, bukan setelah 9: … 8, 9, A, B, C, D, E, F, 10, 11 … 19, 1A … 1F, 20 … FF, 100. Di sini 10 berarti enam belas dan 100 berarti 16 × 16 = 256. Dua digit hex mencakup satu byte (00–FF = 0–255), empat digit mencapai FFFF = 65.535, dan delapan digit mencapai FFFFFFFF = 4.294.967.295.

Mengapa komputer memakai heksadesimal

Komputer menyimpan segalanya dalam biner, tetapi deretan panjang angka 0 dan 1 sulit dibaca manusia dan mudah salah ketik. Karena 16 = 2⁴, satu digit hex mewakili tepat empat bit (satu nibble) dan dua digit hex mewakili satu byte. Konversi antara hex dan biner cukup dilakukan digit demi digit dengan tabel, dan hex empat kali lebih pendek: 1101 1110 1010 1101 cukup ditulis DEAD. Desimal tidak punya hubungan serapi itu dengan biner, karena itulah desimal jarang dipakai untuk data mentah.

Konversi heksadesimal ke desimal dan sebaliknya

Konverter kami melakukan semua ini secara instan dan menampilkan setiap langkahnya.

Di mana heksadesimal digunakan

Perbandingan heksadesimal, desimal, oktal, dan biner

SistemBasisDigit255 ditulisPenggunaan umum
Biner20–111111111Perangkat keras, bit flag
Oktal80–7377Izin file Unix (chmod 755)
Desimal100–9255Angka sehari-hari
Heksadesimal160–9, A–FFFByte, warna, alamat, hash

Bilangan negatif dalam hex

Hex sendiri tidak memiliki tanda khusus, sehingga bilangan negatif biasanya disimpan dalam komplemen dua (two's complement): bit tertinggi dari nilai berukuran tetap menandakan bahwa nilainya negatif. Sebagai byte bertanda, 7F adalah 127, 80 adalah −128, dan FF adalah −1; sebagai integer 32-bit, FFFFFFFF adalah −1. Dalam matematika dan di kalkulator kami, Anda juga bisa langsung menulis tanda minus: −1A = −26.

Pertanyaan yang sering diajukan

Mengapa heksadesimal memakai huruf?

Basis 16 membutuhkan enam belas digit satu karakter, padahal angka hanya ada sepuluh. Huruf A–F mewakili nilai 10–15. Huruf besar dan huruf kecil berarti sama: ff = FF = 255.

Apa arti 0x di depan sebuah bilangan?

Awalan ini menandai bilangan sebagai heksadesimal di C, C++, Java, JavaScript, Python, dan banyak bahasa lainnya: 0x10 adalah 16, bukan sepuluh. Untuk warna, CSS memakai #, sedangkan kode assembly sering menambahkan akhiran h (10h).

Apakah heksadesimal sama dengan Base64?

Tidak. Hex menulis setiap byte sebagai dua karakter dari 0–9 dan A–F, sehingga ukuran data menjadi dua kali lipat, tetapi tetap mudah dibaca byte demi byte. Base64 memakai 64 karakter dan mengemas 3 byte ke dalam 4 karakter, sehingga lebih ringkas (tambahan sekitar 33%), tetapi tidak bisa dibaca per byte.

Terakhir diperbarui: